
Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah selatan Kabupaten Brebes memicu bencana tanah longsor di Dukuh Krajan, Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan. Longsor yang terjadi pada 8 Maret 2026 tersebut menggerus tebing sungai hingga menyebabkan kerusakan serius pada lingkungan sekitar, termasuk fasilitas pendidikan.
Sitrep Cilibur
Salah satu dampak paling terasa adalah pada SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan yang berada tepat di area tebing longsor. Bagian talud penahan tanah serta bangunan toilet sekolah runtuh terbawa longsor, sementara beberapa ruang seperti UKS, kelas 8, dan kelas 9 mengalami retakan yang menunjukkan adanya potensi pergerakan tanah lanjutan.
Sitrep Cilibur
Akibat kondisi tersebut, kegiatan belajar mengajar untuk sementara harus dipindahkan demi keselamatan seluruh warga sekolah. Saat ini 104 siswa serta 13 guru dan karyawan terdampak langsung oleh bencana ini dan harus melanjutkan kegiatan belajar di lokasi sementara yang sangat terbatas.
Sitrep Cilibur
Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kondisi lingkungan masih rawan longsor susulan dan membutuhkan penanganan serta pemulihan yang segera. Perbaikan infrastruktur sekolah, penguatan tebing, serta pemulihan fasilitas belajar menjadi kebutuhan mendesak agar anak-anak dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman.
Melalui campaign ini, kami mengajak sahabat kebaikan untuk bersama-sama membantu pemulihan sekolah dan mendukung keberlangsungan pendidikan bagi anak-anak di Desa Cilibur.
Pemulihan dan perbaikan fasilitas sekolah yang rusak
Penguatan area tebing dan lingkungan sekitar sekolah
Dukungan sarana belajar sementara bagi siswa
Kebutuhan darurat dan pemulihan pascabencana
Setiap bantuan yang Anda berikan adalah harapan bagi anak-anak untuk kembali belajar dengan aman dan meraih masa depan yang lebih baik.
Mari bersama pulihkan sekolah, selamatkan pendidikan mereka.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik