
Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Pusat gempa berada di laut, sekitar 36 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman sekitar 10–15 kilometer.
Guncangan kuat dirasakan di berbagai wilayah Pulau Flores dan sekitarnya. Rumah-rumah rusak dan roboh, fasilitas publik terdampak, akses jalan mengalami gangguan, sementara ribuan keluarga harus meninggalkan tempat tinggal mereka untuk menyelamatkan diri.
Gempa juga diikuti rangkaian gempa susulan. Pada hari pertama kejadian, tercatat lebih dari 235 aktivitas gempa susulan dengan magnitudo bervariasi. Kondisi tersebut membuat banyak masyarakat memilih bertahan di tempat terbuka atau pengungsian karena khawatir kembali memasuki rumah mereka.
Hari-hari yang sebelumnya berjalan seperti biasa seketika berubah menjadi perjuangan untuk bertahan.
Hari ini, saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur membutuhkan kita.
Berdasarkan pembaruan BNPB per 20 Agustus 2026 pukul 09.00 WIB, dampak gempa telah meluas hingga 3 provinsi, 9 kabupaten, dan 1 kota.
Data sementara mencatat:
72 jiwa meninggal dunia
900 jiwa mengalami luka-luka
82.691 jiwa mengungsi
18.019 kepala keluarga terdampak
29.001 rumah mengalami kerusakan
11.699 rumah rusak berat
6.542 rumah rusak sedang
10.760 rumah rusak ringan
Gempa juga mengakibatkan kerusakan terhadap berbagai fasilitas masyarakat, di antaranya:
804 fasilitas pendidikan
237 fasilitas kesehatan
195 rumah ibadah
257 unit kantor
116 fasilitas umum
45 titik jalan
16 jembatan
9 fasilitas irigasi
serta berbagai fasilitas lainnya.
Data tersebut masih terus berkembang seiring berlangsungnya asesmen dan pendataan di wilayah terdampak.
Di balik angka-angka itu ada keluarga yang kehilangan orang tercinta, anak-anak yang harus tinggal di pengungsian, masyarakat yang kehilangan tempat tinggal, serta kelompok rentan yang membutuhkan perlindungan dan pelayanan khusus.
Laporan kemanusiaan sebelumnya juga menunjukkan bahwa kebutuhan penyintas tidak berhenti pada pangan. Perempuan, anak-anak, balita, ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas membutuhkan dukungan yang sesuai dengan kondisi mereka.
Merespons bencana tersebut, Lazismu melalui Program Indonesia Siaga bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Majelis Pembinaan Kesehatan Umum, fasilitas kesehatan Muhammadiyah, perguruan tinggi Muhammadiyah, serta unsur Persyarikatan lainnya bergerak memberikan respons kemanusiaan.
Koordinasi penanganan dilakukan secara terpadu agar respons dapat berlangsung cepat, tepat sasaran, dan tidak terjadi tumpang tindih bantuan.
Sejak awal kejadian, Muhammadiyah telah melakukan asesmen, koordinasi dengan pemerintah dan BPBD, menyiapkan tim kesehatan, memobilisasi logistik, serta mengaktifkan posko di berbagai wilayah terdampak.
Dalam perkembangan respons, telah diaktifkan:
7 Pos Koordinasi Muhammadiyah
dan
10 Pos Pelayanan Muhammadiyah
yang tersebar di sejumlah wilayah terdampak, termasuk Nagekeo, Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Ende, Sikka, dan Ngada.
Pos-pos tersebut menjadi bagian penting dalam asesmen kebutuhan, pendataan penyintas, pelayanan kesehatan, distribusi logistik, serta koordinasi respons di lapangan.
Pelayanan kesehatan menjadi salah satu prioritas utama dalam masa tanggap darurat.
Tim kesehatan Muhammadiyah yang melibatkan Klinik Muhammadiyah Ende, PKU Muhammadiyah Bima, Klinik Muhammadiyah Maumere, serta dukungan fasilitas kesehatan Muhammadiyah lainnya telah bergerak memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam laporan awal respons, sedikitnya 220 jiwa telah menerima manfaat pelayanan kesehatan Muhammadiyah pada periode 15–18 Agustus 2026. Tim kesehatan tambahan juga terus dimobilisasi sesuai kebutuhan lapangan.
Selain pelayanan kesehatan, respons juga meliputi distribusi makanan siap saji, kaji cepat dan asesmen di wilayah terdampak, aktivasi pos pelayanan, serta mobilisasi personel dan logistik.
Muhammadiyah juga menyiapkan dukungan tim kesehatan dari berbagai wilayah, termasuk Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta untuk diberangkatkan secara bertahap sesuai kebutuhan lokasi.
Di tengah besarnya dampak bencana dan puluhan ribu masyarakat yang mengungsi, kebutuhan kemanusiaan masih sangat besar.
Berdasarkan asesmen dan laporan lapangan, beberapa kebutuhan prioritas meliputi:
Sembako dan kebutuhan pangan
Makanan siap saji
Air bersih
Family kit
Baby kit
Hygiene kit
Kebutuhan lansia dan kelompok rentan
Pakaian untuk dewasa, anak, dan bayi
Tenda dan hunian darurat
Terpal, alas tidur, selimut, dan perlengkapan pengungsian
Obat-obatan dan pelayanan kesehatan
Sanitasi dan fasilitas air bersih
Layanan psikososial
Dukungan pendidikan darurat
serta kebutuhan kemanusiaan lainnya sesuai perkembangan asesmen lapangan.
Kebutuhan terhadap hunian sementara menjadi sangat penting karena banyak rumah mengalami kerusakan dan sebagian masyarakat masih khawatir kembali ke dalam rumah akibat gempa susulan.
Pada koordinasi awal respons, tenda keluarga (family tent) bahkan menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak agar masyarakat dapat tinggal sementara di lokasi yang aman tetapi tetap dekat dengan rumah mereka.
Bencana mungkin datang tanpa dapat kita prediksi.
Namun kepedulian dapat kita persiapkan.
Melalui Indonesia Siaga, Lazismu menghimpun kekuatan zakat, infak, dan sedekah masyarakat untuk mendukung respons kemanusiaan bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana.
Bantuan Anda akan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mendukung:
Tanggap Darurat
Pemenuhan kebutuhan mendesak penyintas berupa pangan, air bersih, perlengkapan keluarga, hunian darurat, sanitasi, dan kebutuhan dasar lainnya.
Pelayanan Kesehatan
Dukungan obat-obatan, tenaga kesehatan, pelayanan medis, ambulans, dan kebutuhan layanan kesehatan masyarakat terdampak.
Perlindungan Kelompok Rentan
Dukungan kebutuhan anak-anak, perempuan, ibu hamil, lansia, serta penyandang disabilitas.
Layanan Psikososial
Pendampingan bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga, yang mengalami tekanan psikologis akibat bencana dan gempa susulan.
Pemulihan Pascabencana
Dukungan akan dilanjutkan berdasarkan hasil asesmen hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.
Mungkin kita tidak berada langsung di Flores.
Kita tidak merasakan tanah berguncang di bawah kaki.
Kita tidak harus meninggalkan rumah pada malam hari karena takut gempa kembali terjadi.
Tetapi kita dapat memilih untuk hadir.
Rp25.000 dapat menjadi bagian dari penyediaan kebutuhan dasar penyintas.
Rp50.000 dapat membantu menyediakan makanan, air bersih, dan kebutuhan kebersihan.
Rp100.000 dapat menjadi bagian dari pemenuhan kebutuhan keluarga di pengungsian.
Dan ketika ribuan orang bergerak bersama, bantuan kecil dapat berubah menjadi kekuatan besar bagi mereka yang sedang berjuang untuk bangkit.
Hari ini, puluhan ribu saudara kita masih menjalani hari-hari di tengah dampak bencana.
Sebagian kehilangan rumah.
Sebagian kehilangan mata pencaharian.
Sebagian harus merawat anggota keluarga yang terluka.
Dan sebagian lainnya bahkan harus menerima kenyataan kehilangan orang yang mereka cintai.
Jangan biarkan mereka melewati masa sulit ini sendirian.
Mari titipkan zakat, infak, dan sedekah terbaik melalui Lazismu Peduli – Indonesia Siaga untuk membantu penyintas gempa bumi Nusa Tenggara Timur.
Siaga Sebelum Bencana.
Hadir Saat Bencana.
Bersama Hingga Pulih.
Klik “Donasi Sekarang” dan jadilah bagian dari gerakan Indonesia Siaga.
Semoga setiap bantuan yang kita berikan menjadi penguat bagi penyintas, menghadirkan kembali rasa aman, menghidupkan harapan, dan membantu saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur bangkit dari bencana.
Lazismu – Memberi untuk Negeri
Data dampak bencana bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti pembaruan resmi pemerintah serta hasil asesmen lapangan. Donasi yang terhimpun akan digunakan untuk mendukung respons tanggap darurat, pemulihan, dan kebutuhan kemanusiaan masyarakat terdampak berdasarkan prioritas hasil asesmen. Apabila kebutuhan pada lokasi bencana telah terpenuhi, dana dapat dialokasikan untuk program kemanusiaan dan kebencanaan Lazismu lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik