

πΆ Namanya Diara Bree Kartika Putri. Usianya baru 2 tahun. Namun sejak lahir, rasa sakit sudah menjadi bagian dari hari-harinya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan Ekokardiografi RSUD Bendan, Diara didiagnosa mengalami:
Artinya, ada lubang di sekat jantung Diara, membuat jantung kecilnya bekerja lebih keras dari seharusnya. Kondisi ini termasuk kelainan jantung bawaan kategori berat dan membutuhkan pemantauan serta penanganan intensif dari dokter spesialis jantung anak.
Sejak Lahir, Ujian Tak Pernah Berhenti
Bukan hanya jantungnya yang bermasalah.
Diara lahir dengan kondisi langka: tidak memiliki lubang anus (atresia ani). π’
π 25 hari pertama, orang tua Diara tak tahu ada yang salah. Mereka hanya heran, kenapa BAB keluar dari kemaluan, bukan dari anus.
π Setelah dibawa ke dokter, barulah kenyataan pahit itu datang: Diara harus menjalani serangkaian operasi besar di Rumah Sakit Tipe A, untuk bertahan hidup.
π§ Operasi 1 (usia 2 bulan): Pembuatan stoma, lubang buang air di perut
π οΈ Operasi 2 (usia 10 bulan): Pembuatan anus buatan
βοΈ Operasi 3: Pelebaran saluran karena anus menyempit
π Operasi 4 (4 Juli 2025): Operasi ulang karena saluran kembali tertutup
Diara belum usai untuk terus berjuang dengan semangat hidupnya dari semula perjuangan mengidap atresia ani, kini beralih berjuang pada persoalan kelainan jantung bawaan kategori berat yakni ASD II (Atrial Septal Defect tipe sekundum) ukuran 5–6 mm yang secara rutin tiap bulan harus Kontrol ke Rumah Sakit.
π Sakitnya? Tak terbayang... Bahkan untuk orang dewasa.
π¨π©π§ Ayah Diara, Pak Joko, hanya penjual angkringan dengan penghasilan harian.
π© Ibunya tak bisa bekerja, fokus penuh merawat Diara.
Mereka harus menanggung:
π©Ί Iuran BPJS (sering tertunggak)
π Transportasi dan biaya rutin ke Rumah Sakit
π Obat, vitamin, susu khusus
πΈ Biaya konsultasi dokter spesialis jantung
Kebutuhan Dana Pengobatan Diara
Total kebutuhan: Rp 50.000.000,-
Tubuhnya kecil karena berat badannya yang tidak ideal, tapi semangatnya luar biasa besar πͺ
Dia tidak menyerah. Tapi dia tak bisa sendiri. Diara tidak pernah memilih untuk lahir dengan rasa sakit. Namun ia terus berjuang, setiap hari, tanpa menyerah.
Sekarang giliran kita:
π§Έ Lewat doa, uluran tangan, dan donasi—kita bisa jadi harapan hidup bagi Diara.
Tak perlu menunggu besar untuk memberi dampak besar. Karena bagi Diara, sekecil apa pun bantuan Anda, itu adalah kesempatan untuk hidup lebih lama… dan bermain seperti anak-anak lainnya.
Mari bersama kita jaga detak jantung kecil Diaraπ
π Donasimu bukan sekadar angka—ia adalah semangat hidup baru bagi Diara.
π [https://lazismupeduli.id/compaign/diara]
π Satu kebaikanmu hari ini, bisa jadi jalan panjang bagi senyum kecilnya esok hari.
#LazismuPeduli
#LazismuPekalongan
#BantuDiaraSembuh
#AnakSehatIndonesia





![]()
Belum ada Fundraiser